ADSENSE

Cara Menanam Cabe

Post a Comment
Metode menanam cabai yang benar supaya cepat berbuah bukanlah susah, paling utama apabila Kamu sudah mengenali tata triknya. Tidak hanya itu cabai pula bisa berkembang dengan baik di temperatur tropis, dengan media tanam di lahan ataupun pot, yang diketahui dengan sistem tanam tabulampot.

Khasiat menanam cabai

Menanam cabai dapat jadi pekerjaan utama ataupun pekerjaan sampingan buat menaikkan duit ataupun pemasukan. Harga cabai, tercantum cabai rawit dapat dengan gampang hadapi fluktuasi, Tetapi sebab harga cabai yang cenderung mahal, menanam cabai rawit di rumah jadi pemecahan buat dapat mengirit pengeluaran. Tidak hanya itu, Kamu pula dapat memperoleh cabai yang fresh yang dapat dipetik sendiri langsung dari kebun.Metode menanam cabai yang benar
1. Metode Menanam Cabai: Pemelihan Tipe Cabai
2. Pemakaian Media Tanam Cabai
3. Metode Menanam Cabai: Penyemaian Benih Cabai
4. Metode Pemindahan Bibit Cabe
5. Metode Menjaga Tumbuhan Cabai

1. Teknis Pembibitan
Tipe rawit serta cabe merah memanglah masih jadi primadona buat dibudidayakan. Cabai- cabai tipe tersebut memanglah yang sangat banyak diperlukan warga sebab jadi bumbu andalan pada tiap masakan.

Tetapi, sesungguhnya masih ada tipe cabai yang dapat Kamu tanam. Tidak hanya cabai sayur- mayur terdapat pula tipe cabe hias, yang saat ini mulai banyak dibudayakan. Tidak hanya itu pula masih ada tipe cabai yang lain.

Tipe cabai yang saat ini mulai banyak“ dilirik” semacam cabe pelangi. Rupanya yang begitu menawan serta unik memanglah jadi energi tarik tertentu. Hingga, tidak heran bila nama cabai ini terus menjadi melambung sehingga jadi lahan bisnis yang menjanjikan.

Tidak kalah unik pula, terdapat Cabe Carolina yang mempunyai warna merah merona yang sangat“ menggoda” ini. Wujudnya yang unik serta imut membuat cabai tipe ini pula terus menjadi banyak dibudidayakan.

Persemaian: 
Persemaian terbuat dalam bedengan/ rak yang diberi naungan plastik trasparan. Buat kombinasi media semai:( 2x ember tanah+ 1 ember pupuk kandang)+ 150 gram NPK ataupun SP 36+ 75 gram Karbofuran= 300- 400 kantong Polybag. Benih ditanam dalam polybag ataupun plastik semai dimensi 4x6 centimeter, terbuat lubang semai 0, 5 centimeter serta ditutup tanah halus ataupun abu. Bibit bisa dipindah ke luas sehabis 17- 21 hari. Ketentuan Posisi Persemaian: Tempat Bersih, Ada Sumber Air, Gampang Dalam Pengawasan

Perawatan bibit: 
Jangan diberi pupuk sepanjang perawatan. Pakai insektisida serta fungisida separuh dari dosis anjuran. Bila tidak terdapat hama serta jamur, tidak butuh dicoba penyemprotan. Apabila dengan sungkup pendek, hingga 10 hari lebih dahulu wajib bisa cahaya matahari penuh.

2. Pemakaian Media Tanam Cabai

Sehabis Kamu memilah tipe cabai yang hendak ditanam, saat ini saatnya Kamu memilah media tanamnya. Menanam cabai tidak wajib memakai tanah yang luas, sebab Kamu bisa memakai metode menanam hidroponik. Metode ini memanglah lagi banyak dibesarkan sebab instan serta gampang.

Kamu pula bisa menanam cabe rawit di polybag selaku media tempat menanam cabai tersebut. Oleh sebab itu, Kamu tidak butuh takut bila mau bertani cabai tetapi tidak mempunyai lahan tanah yang luas. Ini sama semacam metode menanam tomat.

Tidak hanya polybag, Kamu pula bisa menanam cabai di pot. Apabila Kamu memilah tempat ini, pasti Kamu wajib mempersiapkan banyak pot yang berdimensi kecil. Jangan kurang ingat buat memilah pot yang di bawahnya ada lubang, selaku jalur keluarnya air.

Kamu pula bisa menaman cabe di sawah. Kamu bisa menanamnya di bagian pinggir- pinggir sawah. Nah, bila Kamu mempunyai sawah, tanamlah cabai di situ sehingga tidak butuh“ ribet” buat membeli polybag ataupun juga pot.

Beberap hal yang wajib disiapkan saat sebelum menanam cabai:

Lahan wajib disiapkan 40 hari saat sebelum masa tanam Ukur keasaman( pH) serta beri kapur cocok dosis( 4- 5 Ton/ Ha). Bajak dengan traktor/ cangkul, kedalamannya 30- 40 centimeter, dan gulma dibersihkan. Taburkan pupuk kandang 20- 30 Ton/ Ha. Buat bedengan dengan lebar 110- 120 centimeter, besar 30- 40 centimeter, serta jarak antar bedeng 60- 70 centimeter. Panjang bedeng disesuaikan dengan panjang lahan. Beri pupuk bawah Urea/ ZA500, SP- 36 300, KCL200, kemudian tabur per m Kurang lebih 100 gram diaduk rata.

3. Penanaman

Persiapan menanam bibit pada Bedengan: Tanam pada pagi serta sore hari, Satu hari lebih dahulu, lahan diairi bertepatan dengan pembuatan lubang tanam pada mulsa( plastik), Lepaskan polybag tanpa mengganggu pangkal, kemudian tanam, serta siram seperlunya( media semai menyatu dengan tanah), Lekas tutup dengan tanah apabila pangkal nampak, Jangan terdapat rongga antara tanah dengan plastik mulsa.

Metode menanam bibit cabai

Masukkan benih yang telah diperam( ditaruh) supaya benih lebih kokoh serta kilat muncuk tunas. Pakai barang yang runcing serta jangan memakai jari tangan buat melubangi. Butuh dikenal, media tanam tidak butuh hingga penuh, namun lumayan 3/ 4 dari polibag. Jaga senantiasa kelembaban tanah, bila butuh siram pagi serta sore. Tutup benih dengan debu ataupun abu biar tunas lebih gampang timbul. Pilih bibit yang seukuran serta sehat, supaya hasil yang dihasilkan lebih optimal. Tidak hanya tanah, terdapat sebagian media tanam alternatif yang dianjurkan buat media semai, bila mempunyai modal serta persediaan benda yang lumayan. Tray, misalnya, digunakan selaku alternatif wadah persemaian tidak hanya polibag. Apabila dikalkulasi, hasilnya hendak lebih efisien serta efektif. Media tanam yang lain merupakan cocopit, ialah kombinasi media semai pengganti tanah.

Pemupukan:

Pupuk susulan diberikan 2 pekan sehabis tanam, dengan dikocorkan dapat dengan NPK 1⁄2 gelas diencerkan dengan air 1 ember( 10 liter) buat pemupukan 40 tumbuhan. Pemupukan diulangi masing- masing 10- 14 hari sekali bergantung keadaan tumbuhan. Terus menjadi produktif terus menjadi lama intervalnya. Usia 50- 65 hari serta 115 hari diberi pupuk susulan granular( sebar) sebanyak 1 sendok.

Pengendalian hama

Jaga kebersihan lahan, Monitoring/ lihat pertumbuhan hama serta penyakit secara teratur, Jalani aksi lekas sehabis teridentifikasi terkena Pakai pestisida yang pas waktu, sasaran, metode serta dosis, Lihat serta ulangi penyemprotan, Eradikasi( buang) tumbuhan/ bagian tumbuhan sakit.

4. Pemeliharaan

Jaga senantiasa kebersihan lahan, tumbuhan, air, perkakas, serta yang lain buat menjauhi timbulnya penyakit. Jalani pengamatan secara teratur serta berkala terhadap keadaan tumbuhan supaya ketahui betul hendak permasalahan yang mencuat serta aksi yang hendak dicoba. Bila bagi pengamatan tidak terdapat hama, hingga tidak butuh dicoba penyemprotan insektisida/ pestisida. Mengendalikan serta mengawasi ketersediaan air serta keasaman tanah hingga masa panen.

5. Pemanenan

Cabai dipanen pada dikala buah bercorak merah penuh 100 persen buat dijual ke industri pengolahan cabai. Sedangkan cabai dipanen pada dikala buah bercorak merah 80 persen buat dijual di pasar.

Tag:
cara menanam cabe di rumah cara menanam cabe merah cara menanam cabe rawit dari biji berapa lama menanam cabe dari biji cara menanam cabe hidroponik cara menanam bawang cara menanam terong cara menanam tomat cara menanam cabe dari biji cara menanam cabe rawit cara menanam cabe di kebun cara menanam cabe di polybag agar berbuah lebat cara menanam cabe di polybag cara menanam cabe hidroponik cara menanam cabe rawit di polybag cara menanam cabe di pot cara menanam cabe merah tata cara menanam cabe merah

Related Posts

Post a Comment

mgid