ADSENSE

Dari Manakah Keuntungan Saham Berasal : Capital Again?

Post a Comment
Dari manakah Keuntungan Saham Berasal : Capital Again?

Ketika lu punya rumah harganya 100 juta terus suatu saat rumah tersebut dijual seharga 150 juta, Artinya lo untung 50 juta. 50 juta itu disebut sebagai capital gain. Sama halnya ketika lu beli saham Bank BCA misalnya, waktu tahun 2015 seharga 13.300 selembarnya. Hari ini kalo lu jual di harga 34 ribuan, Artinya lo dapet capital gain 20.700 selembarnya atau naik sekitar 156% dari harga pertama kali lo beli.

Dari Manakah Keuntungan Saham Berasal : Capital Again?

Dalam dunia investasi saham, Lo bisa dapet keuntungan dari 2 hal Yaitu pertama adalah Dividen, yang kedua adalah Capital Gain atau selisih harga jual dan beli dari saham yang lo punya untuk capital gain, itu konsepnya begitu doang, tapi ada istilah lainnya seperti floating profit dan realized profit. Ada juga istilah sebaliknya seperti floating loss dan realized loss. Yang akan gue jelasin sambil gue ceritain pengalaman Warren Buffett pertama kali waktu beliau berinvestasi di saham saat umurnya masih 11 tahun.

Lo semua harus tau Warren Buffett Karena dia adalah salah satu investor tersukses di dunia sampai saat ini. Kalo lo belum familiar gue akan coba ceritain kisahnya sedikit di kali ini. Ketika tahun 1941 Saat itu Warren Buffett umurnya masih 11 tahun. Dia beli saham pertamanya dengan harga 38$ satu lembarnya sebanyak 6 lembar, 3 lembar buat dia, 3 lembar buat kakak perempuannya Namanya Doris Buffett. Ngomong-ngmong, saham yang dibeli Namanya adalah Cities Service. Dia itu perusahaan minyak & gas di Amerika yang berdiri tahun 1910, tapi sekarang perusahaannya udah gak ada. Waktu beli saham tersebut dia yakin bahwa harga saham Cities Service harusnya lebih tinggi daripada 38$ selembarnya, Bisa 40, bisa 45, 50, 60 dan seterusnya.

Sayangnya cuman beberapa minggu setelah pembelian tersebut, harga sahamnya malah turun sekitar 1/3 dari harga belinya. Kakaknya, Doris, marah marah dong! Karena kekayaan mereka jadi "menipis" Saat harga saham tersebut turun 1/3 nya. Udah dimarahin terus, bukannya menjual saham tersebut warren buffett tetep yakin bahwa saham ini sebenernya bagus, dan akan dihargai lebih tinggi oleh pasar suatu saat nanti.

Ternyata bener, harga sahamnya cities service naik lagi jadi 40$ selembarnya. Warren Buffett langsung menjual saham tersebut. Artinya dia dapet untung 2$ setiap lembarnya. Saat itu dia cukup senang karena yang pertama nggak jadi rugi dan yang kedua nggak dimarahin lagi. Tapi ternyata harga saham tersebut dalam jangka panjang naik sampai ke harga 200$ selembarnya.

Ada beberapa hal yang bisa kita identifikasi dari pengalaman Warren Buffett. Yang pertama adalah saat pembelian saham perdananya Warren Buffet, itu seharga 38$ selembarnya. Harganya kan sempet turun ya selembarnya ke harga 25$. Hal ini disebut sebagai “floating loss” alias rugi, tapi rugi ini belum bener bener nyata, masih floating, masih ngambang, masih belum direalisasikan. Kalo beneran dijual pada saat itu diharga 25$ selembarnya, jelas bahwa Warren Buffett akan bener-bener rugi 13$ satu lembarnya. Karena saat itu Warent Bufet belum menjual saham tersebut Jadinya dia belum rugi. Next ya?

Saat harga sahamnya kembali ke harga 38$ Bahkan naik sampai 40$ Artinya saat itu Warren Buffett lagi dihadapkan pada posisi " Floating profit", Karena dari dia beli di 38$ selembarnya, Saat itu harga sahamnya jadi 40$ selembar, Yang berarti ada potensi untung 2$ satu lembarnya. Kalau Warren Buffett menjual saham tersebut diharga 40$ dan ternyata bener Warrent Buffet beneran menjual sahamnya diharga 40$ selembarnya. Berarti untung 2$ atau disebut juga tadi sebagai capital gain. Capital gain lah, realized profit lah, ini cuman masalah sebutan aja ya, intinya mah sama!

Pelajaran lainnya yang bisa diambil adalah Warrent Buffet itu mulai investasi dari umur 11 tahun muda banget. Gue nggak minta lo untuk balik lagi ke umur 11 tahun karena ya memang udah gak bisa, gitu! yang perlu lo lakuin adalah mulailah investasi sedini mungkin! Berapapun umur lo sekarang Oke? Yang kedua Yang lebih gilanya lagi nih, lo tau ngga? Meskipun masih 11 tahun, udah menganalisis dulu sebelum membeli saham Hal ini kontras banget, beda banget, sama sekeliling gue yang kalo mau beli saham nanya dulu di grup "Eh, gue harus beli saham apa ya?" "Eh, Kimia Farma masih bisa naik gak nih?" "Saham BRI Syariah bagus gak ya? dan lain lain. Atau ada juga yang beli karena disuruh orang lain "Eh ayok semuanya kita beli saham Garuda"" Syukur-syukur kalau naik Tapi kalau turun? Emangnya yang nyuruh mau beli saham lo diharga semula pas lo beli? Gue sangat yakin ya enggak mau lah!! Ini uang lo, dapetinnya susah, Lo harus bertanggung jawab uang ini mau dibeliin apa dan alasannya harus jelas kenapa? Oke?. Yang ketiga yang bisa dipelajari dari kisah ini adalah Lo inget gak? harga saham Cities Service itu naik sampai lebih dari 200$ selembarnya. Yang dari tadinya 38$ turun jadi 25$ naik ke 40$ terus naik lagi sampai 200$ lebih. Bahkan Warren Buffett sendiri juga banyak belajar dari pengalaman ini, Bahwa WAKTU adalah komponen penting dalam berinvestasi. Bukan yang tiba-tiba, Ah nih gue nemu saham bagus harganya murah 38.000 harusnya dihargai 100.000 lebih nih selembar sahamnya! Terus ketika lo beli harganya beneran naik dari 38 ribu ke 100 ribu dalam waktu singkat tanpa pernah turun lagi harganya. Gue ingetin ke lo sekali lagi... nggak ada hal semacam itu!!

Yang terjadi adalah dalam jangka pendek harga saham pasti akan naik turun. Tapi dalam jangka panjang "Waktu" akan mengonfirmasi Apakah analisis lo benar atau justru sebaliknya Gue rasa cukup artikel ini Lo udah belajar tentang capital gain dan istilah-istilah lainnya. Lo juga jadi tau sedikit tentang pengalaman investasi Warren Buffett ketika beliau muda.

Keyword: saham investasi saham investasi dividen apa itu saham capital gain keuntungan saham saham dari nol belajar saham saham untuk pemula belajar saham untuk pemula mandiri sekuritas ipot ajaib sekuritas bni sekuritas bca sekuritas nabung saham analisa saham

Related Posts

Post a Comment

mgid