ADSENSE

9 Alasan Mengapa Harus Menulis

Post a Comment

 Mengapa Harus Menulis? 

Banyak alasan sesungguhnya kenapa kita harus menulis. 

Hanya saja tulisan juga sangat tergantung kepada kebutuhan. Yang jelas bagi saya apapun tulisannya, pasti tidak lepas dari tujuan tertentu. Sebab tidak mungkin kita menulis dalam keadaan tidak sadar. Karena itu semua jenis tulisan akan memiliki maksud dan tujuan tertentu, maksud dan tujuan ini yang kemudian dijadikan alasan oleh si penulisnya, sehingga tulisan itu lahir. Paling tidak ada beberapa alasan kenapa tulisan itu ada: 

1. Kenangan. Setiap orang pasti punya kenangan tersendiri. Cuma tidak setiap orang yang dapat menuliskan atau mau menuliskan kenangan tersebut. Kebanyakan orang bahkan menyimpan tentang kenangan atau pengalamannya hanya dalam memori. Padahal tidak sadar kalau memori itu ada batasnya. Maksud saya, memori kita ketika anak-anak, remaja atau dewasa mungkin masih taja, tetapi ketika menjelang tua apalagi lansia, biasanya orang sudah tidak bisa mengingat kenangan dengan baik. Oleh karenanya tulisan menjadi salah satu alat bantu ingatan kita untuk mengenang masa lalu. Dan sekaligus ketika kita sudah 

meninggal, kenangan kita masih dapat dibaca dan dikenang oleh yang masih hidup, anak, cucu atau masyarakat luas. Bermanfaat bukan? " 

2.Curhat. Tidak setiap orang dapat mengungkapkan isi hatinya kepada keluarga atau temannya. Bagi mereka yang seperti ini menulis adalah aktivitas tambahan yang paling tidak mengurangi beban hidupnya, sebab telah melepaskan isi hatinya lewat tulisan. 

Menyatakan kasih sayang. Bayak orang yang “nembak" pacar lewat kata-kata. Tetapi ada juga atau bahkan banyak remaja bahkan orang dewasa yang mengambil cara surat menyurat sebagai media untuk mengungkapkan isi hatinya. Cara ini terkadang sangat disukai para wanita sebab dia memiliki kenangan berupa selembar kertas yang membuat hatinya berbunga-bunga. Dan yang penting surat itu juga dapat dibukan dan dibaca kapan saja dan dimana saja, berulang-ulang, hingga kertanya sampe Iecek. 

3. Mencari uang. Bicara tentang uang, memang menulis sangat menjanjikan. Sebab dari menulis dapat menghasilkan uang, yang terkadang dapat melebihi penghasilan orang rata-rata. Namun tulisan yang menghasilkan uang biasanya berangkat dari dua cara: 

Iseng. Mulanya memang iseng atau hanya hobi. Tetapi lama kelamaan tulisan kita dilirik orang. Karena semakin lama tulisan kita semakin bagus, maka akhirnya dapat ditukarkan dengan uang dalam arti layakjual, baik dimedia massa ataupun yang lainnya. ' 

4. Target honor. Ada juga orang yang dari awal sudah tahu bahwa nulis itu dapat menghasilkan uang. Karenanya bagi orang seperti ini, tidak ada istilah iseng dalam menulis. Dia selalu serius sebab honor menjadi target utama. Untuk itu diperiukan tulisan bagus dan berkualitas. 

5. Mengkritik. Jika ada nilai yang bertentangan dengan idealisme, maka menulis dengan nada kritis adaiah salah satu alternatif. Ketika kita harus berteriak tentang ketidak sepakatan atas kenaikan harga BBM, maka menulis menjadi salah satu aktivitas yang efektif untuk menyuarakan ketidaksetujuan itu. 

6_ Membangun opini publik. Media massa merupakan salah satu sarana sangat efektif untuk membangun opini publik. Karenanya membuat tulisan untuk dimuat di media massa merupakan upaya untuk membentuk opini publik. Ini adalah 'cara sangat efektif daripada kita harus berkoar-koar dari satu podium ke podium lainnya. Selain tidak melelahkan, juga opini publik yang disebarkan di media massa memiliki daya pengaruh sangat besar. 


7.Berkomunikasi. Kalau Anda sering nonton, sering baca, sering berdiskusi, ngerumpi atau yang lainnya, maka Anda dapat mengkomunikasikan hasil bacaan, tontonan, obrolan dan semacamnya itu lewat tulisan. Sayangnya masih banyak orang yang mengidentikan komunikasi dengan berbicara, padahal menulis juga merupakan proses komunikasi, dan bisa jadi efeknya lebih besar dari pada hanya kata-kata. 


8. Mengasah otak. Menulis juga merupakan aktivitas mengasah otak. Sebab menulis merupakan aktivitas paling tinggi oleh karena itu banyak orang yang mengatakan susah setelah menonton dan membaca. Menulis dikatakan mengasah otak sebab selama menulis siapa pun orangnya pasti dipaksa untuk memeras otak. Oleh karena itu, wajar jika ada yang mengatakan, “Untuk melihat sejauh mana ilmu pengetahuan seseorang akan terlihat dari hasil tulisannya”. Tetapi bagi orang yang sadar akan pentingnya menulis, aktivitas ini akan sengaja dipilih dalam rangka mengasah otak agar tidak tumpul dan tetap kritis. 




Related Posts

Post a Comment

mgid