ADSENSE

Layanan Jaringan 5G Telkomsel dan Ponsel yang mendukung 5G

Post a Comment

Layanan Jaringan 5G Telkomsel dan Ponsel yang mendukung 5G

Telkomsel resmi menggelar jaringan 5G di Indonesia,Untuk permulaan, baru ada beberapa wilayah saja yang dijangkau oleh sinyal 5G operator pelat merah tersebut.

Layanan Jaringan 5G Telkomsel dan Ponsel yang mendukung 5G

Enam di antaranya adalah wilayah residensial di DKI Jakarta dan Tangerang Selatan, yaitu:

1.    Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten,

2.    Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan Banten

3.    Pantai Indah Kapuk, (PIK), Jakarta Utara, DKI Jakarta

4.    Kelapa Gading, Jakarta Utara DKI Jakarta

5.    Pondok Indah, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

6.    Widya Chandra, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

 

Sinyal 5G Telkomsel hadir di titik-titik tertentu di keenam lokasi tersebut, misalnya di Provence Parkland di BSD dan Bukit Golf Mediterania di PIK.
Selain itu, internet 5G juga bisa dijajal lewat hotspot di gerai-gerai Grapari Telkomsel, sebagai berikut:

1.       Grapari GTG Medan, Sumatera Utara

2.       Grapari Batam Centre, Kepri

3.       Grapari Terminal 3 Soekarno Hatta, DKI Jakarta

4.       Grapari Solo, Jawa Tengah

5.       Grapari Pemuda Surabaya, Jawa Timur

6.       Grapari Renon Denpasar, Bali Grapari Balikpapan, Kalimantan Timur

7.       Grapari Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan

Jaringan 5G Telkomsel rencananya akan menyusul tersedia secara bertahap di kota-kota besar di Indonesia, mencakup Batam, Medan, Solo, Bandung, Surabaya, Makassar, Denpasar, dan Balikpapan.


Tiga alasan mengapa 5G baru hadir di beberapa wilayah saja karena Satu soal spektrum, kedua perangkat yang terbatas, dan ketiga masalah time to market.

Pelanggan yang areanya sudah dijangkau sinyal 5G Telkomsel bisa langsung mengakses jaringan tersebut tanpa perlu mengganti kartu SIM, asalkan sudah memakai tipe USIM. Telkomsel menjanjikan kecepatan akses hingga 750 Mbps.

Bahwa untuk menggunakan jaringan 5G , pengguna tak perlu mengganti kartu SIM baru, asal sudah menggunakan kartu bertipe uSIM atau kartu SIM 4G dan kamu harus menggunakan smartphone yang sudah kompatibel dengan jaringan 5G Telkomsel atau di rentang pita frekuensi N40 (2.300-2.400 MHz).

Apabila perangkat sudah mendukung, maka indikator sinyal 5G akan langsung ditampilkan di layar. Pemakaian internet di jaringan 5G akan mengurangi kuota dari paket internet yang sudah dibeli sebelumnya (existing). Telkomsel juga menawarkan paket internet Early Bird 5G seharga Rp 26.000 dengan kuota data 126 GB, namun baru pelanggan tertentu saja yang bisa mendapatkannya lewat undangan. Ada juga paket 5G khusus pelanggan modem Orbit.

Layanan 5G Telkomsel berada dalam rentang pita frekuensi dalam Band 40 (2.300 MHz atau 2,3 GHz). Sehingga, frekuensi yang digunakan termasuk frekuensi Mind Bands dalam rentang 1GHz2,6GHz dan 3,5Ghz-6GHz.

 

Berikut daftar ponsel yang sudah kompatibel dengan jaringan 5G Telkomsel:

1. Samsung

Samsung Galaxy S21 5G, S21+ 5G, dan S21 Ultra 5G

Samsung Galaxy A32

Samsung Galaxy Z Fold 2

Samsung Galaxy S20, S20 Plus, S20 Ultra, dan S20 FE

Samsung Galaxy Note 20 dan Note 20 Ultra

 

2. IPhone

iPhone 12,

iPhone 12 mini,

iPhone 12 Pro,

iPhone 12 Pro Max

 

3. Xiaomi

Xiaomi Mi 11

Xiaomi Mi 10T

Xiaomi Mi 10T Pro

Xiaomi Mi 10

Xiaomi Poco F2 Pro

Xiaomi Poco F3

 

4. Vivo

Vivo V21

Vivo X60

Vivo X60 Pro

 

5. Oppo

Oppo Reno 5

Oppo A74 

 

6. Huawei

Huawei P40

Huawei Mate 40

Mate 40 Pro+

Huawei Nova 7   

 

Apa itu jaringan 5G?

 

Melansir The Verge, 5G merupakan jaringan seluler generasi kelima yang menawarkan kecepatan internet lebih tinggi dari generasi sebelumnya, 4G. Jaringan 5G menjanjikan kecepatan yang dapat membuat internet seluler setara dengan Wi-Fi. Secara teknologi, jaringan ini merupakan evolusi dari teknologi seluler kita saat ini. Tiga pendekatan berbeda untuk 5G membuat perubahan bertahap itu menjadi sangat jelas.

Jaringan pita rendah AT&T dan T-Mobile, misalnya, berada di pita 600MHz dan 850MHz, secara efektif merupakan area spektrum yang sama dengan LTE. Akan tetapi, mereka mengandalkan teknologi transmisi baru, seperti antena array MIMO dan agregasi operator untuk meningkatkan kecepatan melebihi apa yang ditawarkan 4G LTE.

Jaringan 5G juga memiliki bandwitdth tinggi dengan spektrum gelombang milimeter. Sementara itu, gelombang radio memiliki panjang gelombang antara sepuluh hingga satu milimeter, tetapi menawarkan lebih banyak bandwidth secara drastis untuk kecepatan 5G. Namun, gelombang radio yang kecil itu sangat buruk dalam melewati objek, seperti dinding, jendela, dan permukaan keras.    Seiring kemunculan 5G di dunia, beberapa pertanyaan sebelumnya telah muncul, termasuk apakah radiasi 5G berbahaya? Dengan merujuk pada Food and Drug Administrayion, National Cancer Institute, dan American Cancer Society, The Verge belum menemukan semua bukti ilmiah setuju bahwa hal itu tidak menimbulkan ancaman bagi manusia. Sebab, gelombang radio 5G berada dalam bagian spektrum elektromagnetik yang sama dengan data seluler lainnya yang terdiri dari radiasi non-pengion. Para ilmuwan bahkan tidak dapat memikirkan alasan yang masuk akal tentang bagaimana radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker. Sebab, jumlah energi secara fisik terlalu kecil untuk menyebabkan jenis kerusakan sel berbahaya. Sementara, 5G berada dalam kategori radiasi yang sama dengan teknologi ponsel saat ini. 

Perbedaan dengan 4G 

Melansir CNN, ada tiga perbedaan utama antara 4G dan 5G, yaitu kecepatan, kapasitas, dan latensi. Kecepatan Kecepatan adalah salah satu elemen yang paling diantisipasi dari jaringan generasi berikutnya. Jaringan 5G diharapkan hampir 100 kali lebih cepat dari 4G. Dengan kecepatan seperti itu, Anda dapat mengunduh film berdurasi dua jam dalam waktu kurang dari 10 detik, sebuah tugas yang memakan waktu sekitar tujuh menit dengan 4G. Kapasitas Semua orang pernah mengalami momen frustasi ketika berada di area yang relatif kecil dengan sekelompok orang, seperti konser, stadion olahraga, atau bandara selama musim perjalanan liburan. Terlalu banyak perangkat yang mencoba menggunakan jaringan di satu tempat dapat menyebabkan kemacetan. Infrastruktur jaringan tidak dapat mengatasi sejumlah besar perangkat yang menyebabkan kecepatan data lebih lambat dan waktu jeda yang lebih lama untuk pengunduhan. 5G diharapkan dapat menyelesaikan masalah itu. Jaringan generasi berikutnya diharapkan memiliki kapasitas yang jauh lebih besar daripada 4G. Latensi Ada perbedaan kecil tetapi signifikan antara kecepatan dan latensi. Kecepatan adalah lamanya waktu yang diperlukan ponsel Anda untuk mengunduh konten halaman web. Adapun, latensi adalah waktu antara saat Anda mengirim SMS ke ponsel teman dan saat ponsel mendaftar, ponsel tersebut menerima pesan baru. Pada 4G, latensi sebenarnya sudah terbilang rendah, tetapi 5G akan membuatnya hampir nol. Ini akan menjadi penting untuk teknologi lain, seperti mobil tanpa pengemudi yang perlu mengirim sinyal tentang lingkungan mereka melalui internet ke komputer di cloud.

Related Posts

Post a Comment

mgid